Buku ini berisi kumpulan dari biografi-bografi tokoh nasional yang paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia pada abad 20.
Jokowi memang istimewa. Tanpa banyak "kesulitan" ia muncul sebagai pemenang dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012-2017. Berbekal baju kotak-kotak, senyum lebar, penampilan bersahaja, bersama pasangannya, Ahok--Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi menguasai kotak-kotak suara hampir di semua wilayah pemilihan--kecuali Kepulauan Seribu. Joko Wididi--nama lengkap Jokowi, memang fenomenal--itu julukan…
Berani-beraninya seorang etnis Tionghoa dari Dusun Belitung Timur, berlaku keras kepada para “bandit Ibu Kota”. Berani-beraninya seorang pengusaha yang pabriknya pernah ditutup karena melawan pemerintah terjun ke dunia politik. Berani-beraninya wakil gubernur baru DKI Jakarta ini mengangkat senjata untuk semua tindak korupsi dan kesewenang-wenangan.
Jalan Kebenaran itu sempit, terjal, gersang, berbatu dan penuh cadas yang tajam. Di sana pulalah ular-ular beludak dengan bisa yang mematikan bermukim. Siap mematuk dan menghancurkan tumit siapa pun, yang berjalan di atasnya. Siapa pun yang berani memilih jalan itu, ia harus rela kakinya terluka. Menderita kesakitan dengan risiko dipagut ular berbisa. Hanya mereka yang tak menyayangi nyawanya y…
“Orang waras pilih Ahok,” ujar Ahok mengutip perkataan kenalannya ketika dimintai usulan judul buku pada minggu ketiga Juni 2014. Biografi ini mengupas kehidupan Ahok berdasarkan wawancara dengan Ahok sendiri, keluarga, orang-orang terdekat, dan 9 ahli dari berbagai bidang. Kisahnya dari balita hingga dewasa, pengalaman hidup dan peristiwa-peristiwa ringan yang dia alami, memberi gambaran …
Buku ini bercerita tentang liku-liku kehidupan jokowi dari masa kanak hingga dewasa yang keseluruhannya tidak lepas dari kesederhanaan dan kerendahatian. Sifat inilah yang membuat jokowi makin dicintai rakyat. Buku ini juga bercerita tentang sepak terjang jokowi membenahi kota solo, dari taman dan jalan-jalan hingga mengadakan pertunjukan seni. Termasuk perjalanan jokowi mencalonkan dan akhirny…
Majunya Pasangan Jokowi-Basuki sebagai calon Gubernur DKI Jakarta,seolah membawa angin sejuk untuk iklim politik di Indonesia. Kita yang selama ini pesimitis bahkan cenderung putus asa dengan segala tingkah elit politik baik di eksekusif maupun legislatif,
Transfer kekuasaan dalam demokrasi representatif cenderung lebih memusatkan kepentingan elite atau kelompok tertentu sebagai akibat pelemahan rakyat yang menginginkan demokrasi sejati. People power (kekuatan rakyat) dipagari oleh hal-hal yang bersifat prosedural dan simbolis. Dominasi elite telah mencaplok hak politik rakyat.