Ketika partai - partai politik lain terbelenggu dengan paragdima ketua umum yang paling berhak menjadi calon presiden, partai Golkar menerobos hal itu. Mereka membuat ajang pemilihan presiden secara terbuka. Tak hanya boleh diikuti oleh orang Golkar tapi juga orang luar. Melalui mekanisme yang disebut 'konvensi', mereka memperebutkan tiket menjadi calon presiden tahun 2004. Buku ini cukup detaiā¦